Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Himpunan (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VII1 SMP Negeri 15 Kendari)
Farman, (A1C1 06 032). “ Penerapan
Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student
Teams Achievement Division (STAD) dalam Upaya Meningkatkan
Hasil Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Himpunan (Penelitian Tindakan
Kelas Pada Siswa Kelas VII1 SMP Negeri 15 Kendari)”.
Penelitian ini adalah Penelitian
tindakan kelas (classroom action
research). Masalah yang dirumuskan
dalam penelitian ini adalah “Apakah penerapan
model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD)
dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 15 Kendari kelas
VII1 pada pokok bahasan himpunan?”. Tujuannya untuk
meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 15 Kendari kelas VII1
semester 2 pada pokok bahasan himpunan pada tahun pelajaran 2010/2011 melalui penerapan
model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD).
Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII1 SMP Negeri 15
Kendari semester genap tahun pelajaran 2010/2011 dengan jumlah siswa 24 orang. Instrumen
yang digunakan adalah tes hasil belajar sebagai tes kemampuan penguasaan konsep
matematika siswa, berupa tes awal (sebelum tindakan), tes siklus I, II dan III
(setelah pemberian tindakan); dan lembar observasi bagi guru dan siswa untuk
kondisi pelaksanaan tindakan.
Pelaksanaan pembelajaran penelitian ini mengikuti
prosedur model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement
Division (STAD) yang dikembangkan
oleh Robert Slavin. Langkah model
pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD)
adalah: (1) tahapan persiapan, (2)
tahapan penyajian materi, (3) tahapan
kerja kelompok, (4) tahapan evaluasi, dan (5) tahapan penghargaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan karena dari soal yang
diujikan dalam setiap tes, semakin banyak siswa yang menunjukkan peningkatan aspek
tersebut dalam jawabannya. Hal
ini juga menunjukkan kemandirian siswa dalam belajar terutama strategi pemahaman mandiri mulai dari siklus I sampai pada siklus III. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan
rata-rata hasil belajar siswa mencapai
65,5 dengan ketuntasan klasikalnya 70,83%, pada siklus II rata-rata
hasil belajar siswa mencapai 67,29 dengan ketuntasan
klasikalnya 79,16% dan pada siklus III rata-rata hasil
belajar 69,01 mencapai dengan ketuntasan
klasikalnya 83,3%. Dari segi proses,
model pembelajaran kooperatif
tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sudah terlaksana sesuai dengan skenario
pembelajaran di kelas VII1
SMP Negeri 15 Kendari.
Keterlaksanaan tindakan ini mencapai 75% pada siklus I pertemuan kedua, 85 % pada siklus II pertemuan kedua dan 95 % pada siklus III pertemuan kedua.
Berdasarkan indikator kinerja, disimpulkan
bahwa hasil belajar siswa pada materi Himpunan pada siswa kelas VII1 SMP Negeri 15 Kendari dapat ditingkatkan melalui model
pembelajaran kooperatif tipe Student
Teams Achievement Division (STAD).
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Himpunan
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Himpunan











